Berikutini Popbela sudah merangkum beberapa doa yang bisa diamalkan oleh suamimu. 1. Surat Surat Az-Zukhruf ayat 68-73. Keistimewaan dan manfaat suami membaca Surat Az-Zukhruf ayat 68-73 antara lain untuk menaklukkan istri yang gemar melawan suami agar berubah menjadi istri yang taat. Di dalam kitab Al-Mishbah juga disebutkan bahwa
Sifatsifat isteri solehah: 1.Mentatai perintah Allah SWT dengan mengerjakan segala perintah suami selagi tidak melanggar hukum Allah SWT. 2. Sentiasa menjaga hati suami dengan bercakap dengan perkataan yang lembut-lembut. 3.. Hendaklah mendiamkan diri ketika suami berkata- kata. 4. Hendaklah sentiasa menyerahkan diri kepada suami apabila
Selepasmereka bersembang kemudian Datin Mona pulang Saya berminat nak mencari datin atau para isteri VIP yang m 2: alias: Shaf N Oct 25, 2018 5:41am: pm tepi sugar mummy now " Datin Faridah berpaling mengadap muka Hasya Kelihatan Adli sedang membelek-belek beberapa fail di atas meja Yang pastinya, drama ini berkisar tentang kehidupan
Search Kisah Silam Isteri 2. Duda ni nama dia Amat ketika itulah dia akan sedar tempat dia dimana disisi suami Dan isteri saya juga telah disahkah perlu menjalani pembedahan "caesarean" untuk kali ketiga Di peringkat kemuncak, isteri akan berasa seluruh tubuhnya kaku (seolah-olah tidak sedarkan diri) kerana 99 bahagian nafsunya sudah menguasai diri Tertuduh, Muhammad Fais Borhan, 30
Search Kisah Suami Dikhianati Istri. Jika tahu suami selingkuh, apa yang akan Anda lakukan? Sebagian besar wanita memilih berpisah untuk selamanya, daripada batin tersiksa com) Anggun Pramesta menambahkan, selama bertahun-tahun Toean Nyonya tidak hanya berdiam diri, mereka berusaha mendatangi perusahaan label rekaman untuk menawarkan kerja sama Saat pulang kerja si istri bukannya menyiapkan
Sifatisteri solehah lainnya boleh diperincikan berikut: 1. Penuh kasih sayang, selalu kembali kepada suaminya dan mencari maafnya. Rasulullah SAW bersabda: "Mahukah aku beritahukan kepada kalian, isteri-isteri kamu yang menjadi penghuni syurga ialah isteri yang penuh kasih sayang, banyak anak, selalu kembali kepada suaminya.
Search Mencari Datin Sepi. Penyajak mencari pentafsir atau pembimbing yang dapat memimpinnya ke jalan kebenaran Note : Seelok2nya rebus ikan sehari sebelum buat kuah gulainya In 1957 two women sat, stiff and formal, because of an unwelcome man Bagai telah dijanji Termakbullah mimpi-mimpi Dan hujanku mentari Terciptalah sang pelangi Lee bertanya ingin tahu kepada Zalia yang duduk di sebelahnya
Tabahkanaku menghadapi segala cubaanMu Jadikanlah aku isteri yang disenangi suami Bukakanlah hatiku untuk menghayati agama Mu Bimbinglah aku menjadi isteri Solehah Hanya pada Mu, Ya Allah Ku pohon segala harapan Kerana aku pasrah dengan dugaan Mu Kerana aku sedar hinanya aku Kerana aku insan lemah yang kerap keliru
Akupun merasa senang dengan hal itu. Hubungan sex-ku dengan suamiku tetap mesra, panas, dan baik-baik saja. Yang menjadi masalah mungkin hanya 'kurang sering' saja," pikirnya lebih lanjut. "Agaknya libidoku ini terlalu tinggi." Keluhnya. Cerita Dewasa - Sarah Istri Binal Part 1. A PIECE OF BAMBANG
2 Selalu berkata kasar. Seorang istri soleha tentu saja tidak marah kepada suaminya, apalagi menyindir dan memberi tahu suaminya dengan keras dengan alasan bahwa itu dilakukan atas dasar cinta, seharusnya, istri Soleha tidak melakukan hal seperti itu, istrinya yang baik tetap manis dan sopan terhadap suaminya. 3.
8 Berikan Cinta dan Sayang Terhadap Anak-anak. Bukan hanya harus berbakti kepada suami dengan memberikan kasih sayang penuh kepada suami, tetapi bagi seorang istri untuk bisa menjadi seorang istri yang salehah juga harus bisa untuk menyayangi dan mencintai seluruh anaknya dengan baik. Cara mendidik anak yang baik menurut Islam, memberikan
Marisama2 kita berdoa buat para isteri untuk menjadi salah seorang isteri yang solehah.. Ya Allah..Kau ampunilah dosaku yang telah ku lakukan,Kau limpahkanlah aku dengan kesabaran yang tiada terbatas,Kau berikanlah aku kekuatan mental,Kau kurniakanlah aku dengan sifat keredhaan,Kau peliharalah lidahku dari kata-kata nista,Kau kuatkanlah semangatku menempuhi segala cabaran-Mu,Kau berikanlah
Koleksicerita lucu ini adalah hasil pengumpulan cerita-cerita lucu yang terbaik semenjak tahun 2003 Namun, apa yang selalu kita dengar ialah suami curang Kisah Suami Isteri Yang Baru Berkahwin A ssalamualaikumsaya ada sesuatu yang menarik untuk dibaca dan pasti semua para pembaca wanita akan tersenyum apabila membacanya sebab sweet sangat si suami berkata sebegitu kepada si isteri alasan
Search Cersex Resiko Kerja Jauh Dari Suami. Setelah berkonsultasi dengan suami istri itu , Ki Mupeng meneropong dengan mata bathinya Zaman yang semakin terbuka membuat persyaratan pernikahan beda negara menjadi lebih mudah Mau gak mau harus aku yang cari duit," ujar Muslihah Saat itu kebetulan sekali suasana rumahnya sepi, mungkin saja suaminya sedang kerja Tiada bahagian kepala / tangan pada
DeritaSeorang Isteri ( Kisah Sedih ) Derita Seorang Isteri ( Kisah Sedih ) von Faris Azri Tv vor 2 Monaten 20 Minuten 358 Kisah Silam part 3; Kisah Silam part 4; Kisah Silam part 2; Kisah Silam part 1; Rakan Kakak ku; Kisah aku dan Roti; Antara Dara dan Janda; Penangan isteri orang; Penang escort; Paha mania July (56) February (26) 2011 (72) December (46) November (26) Malu dan Simpati
btSZ. Pernikahan merupakan salah satu bentuk ibadah yang ada dalam Islam. Berbagai ayat pernikahan dalam Islam menjelaskan tentang pentingnya, manfaatnya dan juga tata cara dari pernikahan. Pernikahan memiliki berbagai manfaat diantaranya untuk menjauhkan umat dari perbuatan dosa yaitu pergaulan bebas. Islam mengatur secara rinti tentang hukum pergaulan bebas dalam Islam. Untuk bisa mewujudkan pernikahan yang saadah mawadah warohmah baik istri maupun suami memiliki kewajibannya masing-masing. Islam memiliki pandangan tersendiri tentang bagaimana sebenarnya keluarga sakinah dalam Islam itu. Salah satu kuncinya adalah seorang istri yang salehah. Seorang istri menjadi istri yang salehah menjadi impian dan juga kewajiban yang harus dilakukan. Ada berbagai cara untuk bisa menjadi istri yang salehah diantaranya adalah seperti berikut 20 Tips Menjadi Istri yang SalehahPandai Mensyukuri Pemberian SuamiRasulullah Shallallahu alaihi wa sallam pernah bersabda“Diperlihatkan neraka kepadaku, ternyata aku dapati kebanyakan penghuninya adalah kaum wanita yang kufur.” Kemudian ada yang bertanya kepada Beliau “Apakah yang kufur kepada Allah?” Beliapun menjawab “Mereka mengkufuri suami dan mengkufuri tidak mensyukuri kebaikannya. Seandainya salah seorang dari kalian berbuat baik kepada seorang di antara mereka istri setahun penuh, kemudian dia melihat darimu sesuatu yang tidak berkenan baginya niscaya dia berkata “Aku tidak pernah melihat darimu kebaikan sama sekali.” HR. Al Bu-khari no. 29 dan Muslim no. 907Untuk bisa menjadi istri yang salehah selalu bersyukur dan berterimakasih akan apa yang diberikan oleh suami. Meskipun yang diberikan terkadang tidak sesuai dengan yang kita harapkan, sebagai istri harus pandai-pandai untuk bersyukur. Hal ini juga akan membawa keluarga dalam sebuah keluarga harmonis menurut Menjaga Rahasia SuamiKonflik dalam keluarga biasanya menjadi sangat rawan untuk menyebar tentang berbagai hal yang kurang menyenangkan dari suami yang kemudian diceritakan oleh orang lain. Padahal untuk menjadi istri yang salehah hal tersebut harus pantang untuk dilakukan. Seorang istri harus bisa menutup rapat-rapat setiap rahasia dari suaminya terutama hal yang berhubungan dengan hubungan intim antara istri dan jugaCiri – Ciri Suami Durhaka Terhadap IstriCiri – Ciri Istri Durhaka Terhadap SuamiKehidupan Rumah Tangga Dalam Islam 3. Penuh dengan Kasih SayangIstri yang baik adalah yang mampu memberikan kasih sayang secara betul kepada suaminya. Ketika suami pulang dari kerja jangan berikan suasana yang murung atau muram. Dalam sebuah hadis dirawayatkan“Maukah aku beritahukan kepada kalian, istri-istri kalian yang menjadi penghuni surga yaitu istri yang penuh kasih sayang, banyak anak, selalu kembali kepada suaminya. Dimana jika suaminya marah, dia mendatangi suaminya dan meletakkan tangannya dengan tangan suaminya seraya berkata “Aku tak dapat tidur sebelum engkau ridha.” HR. An-nasai dlam Isryratun Nisa no. 2574. Mencari Maaf SuaminyaJika suatu waktu suami marah karena suatu hal, istri juga harus mencari maaf dari suaminya. Mendatangi suami ketika marah kemudian meminta maaf dengan cara yang baik akan menjadi satu ridho tersendiri bagi seorang istri kepada jugaKriteria Calon Suami yang Baik Menurut Islam Kewajiban Istri Terhadap Suami dalam IslamKewajiban dalam Rumah Tangga Menurut Islam5. Melayani SuaminyaIstri juga berkewajiban untuk berkhidmat kepada suaminya. Istri harus bisa melayani suami dengan baik mulai dari menyiapkan makan dan minum suami, menyiapkan tmpat tidur, pakaian dan berbagai keperluan lainnya yang memang dibutuhkan oleh Mendahulukan Hak Suami Atas Orang tuanyaOrang tua memang wajib untuk dihormati dan dituruti segala permintaannya. Namun, bagi seorang istri yang sudah dialih kewajibannya oleh suaminya maka suami adalah orang yang harus didahulukan terlebih dahulu dibandingkan orang tuanya. Tetapi bukan berarti orang tua bisa diacuhkan begitu saja, sebisa mungkin untuk bisa memberikan porsi yang imbang antar jugaPerselingkuhan dalam Rumah TanggaKeluarga Bahagia Menurut IslamCiri – Ciri Istri Shalehah7. Tidak Keluar Rumah Tanpa Seizin SuamiJika sebelumnya seorang istri bisa keluar rumah tanpa izin dari suami seperti pada saat pacaran dalam islam misalnya, namun kali ini berbeda. Ketika sudah menjadi seorang istri, wajib hukumnya bagi seorang istri untuk mendapatkan izin terlebih dahulu ketika hendak keluar rumah. Dan jika seorang suami tidak mengizinkan tentu juga istri tidak boleh Berikan Cinta dan Sayang Terhadap Anak-anakBukan hanya harus berbakti kepada suami dengan memberikan kasih sayang penuh kepada suami, tetapi bagi seorang istri untuk bisa menjadi seorang istri yang salehah juga harus bisa untuk menyayangi dan mencintai seluruh anaknya dengan baik. Cara mendidik anak yang baik menurut Islam, memberikan kasih sayang dan tanpa memberikan perlakukan kekerasan kepada Menutup AuratSeorang istri hanya boleh memperlihatkan kecantikannya pada suaminya saja. Ia wajib untuk menutup aurat ketika bepergian ataupun ketika ada pria lain disekitarnya. Meskipun sebenarnya hukum wanita tidak berjilbab dalam Islam juga seharusnya diketahui bahkan sejak sebelum memiliki Menyahut dan Hadir Saat di panggilSalah satu kebutuhan dalam rumah tangga adalah kebutuhan untuk berhubungan antara suami dan istri. Ketika suami menginginkannya, wajib bagi istri untuk meninggalkan segala pekerjannya dan meladeni apa yang diinginkan oleh suaminya tersebut.“Jika suami mengajak istrinya berhubungan lalu istrinya menolak tanpa alasan yang dibenarkan, lalu suaminya marah, maka istri itu dilaknat oleh malaikat.” HR. Bukhari dan Muslim.Baca jugaKeluarga Harmonis Menurut IslamCara Menjaga Keharmonisan Rumah Tangga Menurut IslamCara Memilih Calon Pendamping Hidup Sesuai Syariat Agama11. Jangan MembantahSuami adalah imam keluarga yang menjadi pemimpin dan orang yang harus diikuti oleh keluraganya termasuk oleh istrinya. Bagi istri wajib hukumnya untuk mengikuti apa yang diinginkan dan diperintahkan oleh suami. Jangan pernah membantah jika hal tersebut Merias DiriJika sebelumnya dari mulai persiapan pernikahan dalam Islam saja selalu ingin tampil cantik dan selalu merias diri kenapa setelah sudah sah menjadi suami istri tidak dilakukan. Seorang lelaki pada dasarnya sangat mengagumi keindahan dan juga kebersihan, oleh karena itulah selalu berikan tampilan terbaik kepada istri dengan berdandan yang rapi, cantik dan bersih untuk menjadi istri yang Berikan Perhatian Pada Hal-hal KecilSejatinya seorang pria juga senang untuk dimanja oleh istrinya. Istri bisa memberikan perhatian-perhatian dari hal yang paling sepele hingga hal yang paling besar sekalipun. Misalnya saja perhatikan pada hal yang remeh seperti merapihkan rambutnya, merapikan kancing bajunya, memotong kukunya dan berbagai perbuatan Berbicara dengan BaikBukan hanya wanita saja yang bisa merasa sakit hati dan sensitif ketika mendapatkan perkataan yang tidak enak, tetapi para suami pun juga bisa merasa sakit hati ketika mereka mendapatkan perkataan dengan nada yang kasar dan juga perkataan yang kurang baik. Oleh karena itulah, sebagai seorang istri sebaiknya selalu bertutur dan berkata dengan cara yang baik kepada suaminya, jangan membentak ataupun memilih kata-kata yang kurang pantas terutama disaat suami baru saja pulang untuk memenuhi kewajiban suami terhadap lainnyaTidak Pernah Memasukkan Orang Lain ke dalam Rumah tanpa Sepengetahuan dan izin Menceritakan Kecantikan atau Wanita Lain pada Penasehat yang Baik bagi Menjaga Harta Suami dengan Kehormatan Keluarga sebaik Menyibukan Diri Saat Suami Sedang dengan tips diatas segala kewajiban wanita setelah menikah bisa terpenuhi dengan baik. Istri yang salehah memang bisa menjadi kunci rumah tangga bahagia sehingga mendapatkan rumah tangga yang bahagia dan tentram dan mendapatkan keluarga terbaik dalam islam dengan menjadi keluarga sakinah, mawaddah, warahmah menurut Islam, kelurga dalam islam, keluarga sakinah dalam islam, keluarga harmonis dalam islam.
ABSTRAK Dalam surat An-Nisa' wanita banyak dibicarakan hal-hal yang berkaitan dengan wanita, di antaranya adalah konsep wanita shalihah. Hal ini menunjukkan bahwa Al Qur'an juga memperhatikan atau bisa dikatakan mengakui kedudukan wanita dalam kehidupan ini bahkan memperkuat jati dirinya dengan memberikan aturan-aturan yang khas baginya sesuai dengan kodratnya. Dengan konsep tersebut para wanita diharapkan dapat mengikutinya sehingga dapat mencapai derajat shalihah. Realitas dalam kehidupan pada zaman saat ini masih menunjukkan bahwa tidak semua wanita dikatakan shalihah yaitu wanita yang dapat menjadi idaman suami sepanjang masa, oleh karena itu untuk menyebut seorang wanita itu shalihah diperlukan beberapa kriteria yang akan penulis kaji dalam artikel ini, dan beberapa kriteria tersebut adalah .Ketaatan kepada suami selama dalam kema'rufan, tidak keluar rumah tanpa izin dari suaminya, tidak melakukan kegiatan yang dibenci suaminya, membantu suami dan senantiasa mengingatkannya untuk selalu ber-birrul walidain, khususnya kepada ibunya, tidak menyebarkan rahasianya, membantu dan menyemangati suami untuk melakukan ketaatan, selalu menyemangati suami dan mendorongnya untuk berinfaq di jalan Allah. KATA KUNCI Istri Sholehah, Islam PENDAHULUAN Allah SWT. menciptakan manusia berpasang-pasangan, secara naluri kemanusiaan antara laki-laki dan perempuan keduanya saling membutuhkan. Naluri saling membutuhkan itu merupakan hal yang wajar dan harus didukung oleh keluarganya agar mereka mampu membangun rumah tangga sesuai dengan Discover the world's research25+ million members160+ million publication billion citationsJoin for free 1 ISTRI IDAMAN SEPANJANG MASA Istri Sholihah Hosiri Emil erybox ABSTRAK Dalam surat An-Nisa’ wanita banyak dibicarakan hal-hal yang berkaitan dengan wanita, di antaranya adalah konsep wanita shalihah. Hal ini menunjukkan bahwa Al Qur’an juga memperhatikan atau bisa dikatakan mengakui kedudukan wanita dalam kehidupan ini bahkan memperkuat jati dirinya dengan memberikan aturan-aturan yang khas baginya sesuai dengan kodratnya. Dengan konsep tersebut para wanita diharapkan dapat mengikutinya sehingga dapat mencapai derajat shalihah. Realitas dalam kehidupan pada zaman saat ini masih menunjukkan bahwa tidak semua wanita dikatakan shalihah yaitu wanita yang dapat menjadi idaman suami sepanjang masa, oleh karena itu untuk menyebut seorang wanita itu shalihah diperlukan beberapa kriteria yang akan penulis kaji dalam artikel ini, dan beberapa kriteria tersebut adalah .Ketaatan kepada suami selama dalam kema’rufan, tidak keluar rumah tanpa izin dari suaminya, tidak melakukan kegiatan yang dibenci suaminya, membantu suami dan senantiasa mengingatkannya untuk selalu ber-birrul walidain, khususnya kepada ibunya, tidak menyebarkan rahasianya, membantu dan menyemangati suami untuk melakukan ketaatan, selalu menyemangati suami dan mendorongnya untuk berinfaq di jalan Allah. KATA KUNCI Istri Sholehah, Islam PENDAHULUAN Allah SWT. menciptakan manusia berpasang-pasangan, secara naluri kemanusiaan antara laki-laki dan perempuan keduanya saling membutuhkan. Naluri saling membutuhkan itu merupakan hal yang wajar dan harus didukung oleh keluarganya agar mereka mampu membangun rumah tangga sesuai dengan 2 petunjuk-petunjuk syari’at agama keluarga baru telah dibangun, yang mana itu ditandai dengan adanya pernikahan terjadinya ijab Kabul maka serta merta peran sebagai suami dan istri telah dimulai. Seorang istri harus memposisikan diri sebagai seorang istri dari suaminya yang memiliki hak dan juga kewajiban, begitupun sebaliknya. Jika keduanya menyadari posisi dan peran masing-masing maka rumah tangga akan berjalan Islam sendiri telah dijelaskan bahwa seorang istri didalam keluarga atau rumah tangganya memiliki hak dan juga kewajiban. Adapun hak-hak dari seorang istri antara lain seperti mahar, nafkah, keadilan dalam poligami dan lain lain, dan mengenai kewajiban dari seorang istri antara lain seperti taat dan patuh pada suaminya, menutup aurat dan lain lain. Mengenai hak dan juga kewajiban tersebut telah diterangkan dalam al-Qur’an. PEMBAHASAN Agama Islam telah memberikan aturan-aturan yang berkenaan dengan diri wanita. bahkan dalam Al Qur’an ada surat yang khusus dinamakan An Nisa’ artinya wanita. Dalam surat tersebut banyak dibicarakan hal-hal yang berkaitan dengan wanita, di antaranya adalah konsep wanita shalihah. Hal ini menunjukkan bahwa Al Qur’an juga memperhatikan atau bisa dikatakan mengakui kedudukan wanita dalam kehidupan ini bahkan memperkuat jati dirinya dengan memberikan aturan-aturan yang khas baginya sesuai dengan kodratnya. Dengan konsep Lanjah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an , Badan Litbang Dan Diklat, Kementrian Agama RI, Kedudukan Dan Peran Perempuan, Jakarta Aku Bisa, Cet. II, 2012, 138 Ibid., hlm. 139 3 tersebut para wanita diharapkan dapat mengikutinya sehingga dapat mencapai derajat shalihah. Realitas dalam kehidupan pada zaman saat ini masih menunjukkan bahwa tidak semua wanita dikatakan shalihah, oleh karena itu untuk menyebut seorang wanita itu shalihah diperlukan beberapa kriteria. Sebagaimana firman Allah dalam Al-Qur’an surat An Nisa’ ayat 34 Artinya Maka wanita yang saleh, ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah telah memelihara mereka. Q. S. An Nisa’ 34.Di antara tanda-tanda kesalehan itu ialah tunduk dan taat kepada Allah dalam menjalankan segala perintah-Nya, menjalankan hak-hak dan kepemimpinan rumah tangga. Di antaranya ialah patuh terhadap kepemimpinan suami yang memang telah diciptakan untuknya, dalam memelihara rahasia suami istri dan rumah tangga yang tidak boleh diketahui oleh siapapun selain mereka berdua. Terhadap istri-istri semacam ini suami tidak perlu mendidik mereka. Adapun wanita yang tidak shalihah durhaka ialah mereka yang berusaha meninggalkan hak bersuami istri, sombong dan mendurhakai pusat kepemimpinan, bahkan melanggar tuntutan fitrah mereka, yang akibatnya membawa kehancuran kehidupan bersuami istri. Terhadap wanita atau istri semacam ini ayat ini memberikan jalan untuk memperbaikinya yaitu diserahkan pada suami untuk diberikan bimbingan dan pimpinan. Suami hendaknya Departemen Agama RI, Al Qur’an dan Terjemahnya, Surabaya Pustaka Agung Harapan, 2006, hlm 104 4 mengatasi istrinya dengan berbagai macam cara, seperti memberikan peringatan, memisahkan diri dari tempat tidur, atau kalau perlu memukul. Namun perlu diketahui bahwa tingkatan cara ini perlu disesuaikan dengan jenis wanitanya. Dalam ayat 34 surat An Nisa’ telah disebutkan bahwa sifat-sifat wanita shalihah adalah qanitat dan hafidzat lil ghaib. Untuk lebih jelasnya, penulis akan memaparkan sifat-sifat tersebut dalam uraian berikut. 1. Qanitat Kata “qanitat” merupakan bentuk jama’ mu’annats dari lafadz “qanit” yang berarti “yang merendahkan diri kepada Allah”, “yang taat”, “yang tunduk”. Ayat 34 surat An Nisa’ memuat peraturan hidup bersuami istri, sehingga kata “qanitat” yang ada di dalamnya banyak diartikan taat kepada suami. Taat artinya menurut perintah yang benar dan baik serta tidak berlawanan dengan perintah agama. Tidak dinamakan taat kalau menurut perintah yang tidak benar serta berlawanan dengan perintah agama. Taat kepada suami maksudnya mendahulukan segala perintahnya dari pada keperluan diri sendiri atau yang Hafidzat lil Ghaib “Hafidzat lil Ghaib” artinya wanita-wanita yang memelihara diri di belakang suaminya. Menurut penjelasan dalam tafsir Al Maraghi, “bima hafidzallah” berarti disebabkan Allah memerintahkan supaya memeliharanya, lalu mereka mentaati-Nya dan tidak mentaati hawa nafsu. Dalam ayat ini M. Thalib, Analisa wanita dalam Bimbingan Islam, Surabaya Al Ikhlas, 1996, hlm. 10 5 terdapat nasihat yang sangat agung dan penghalang bagi kaum wanita untuk menyebarkan rahasia-rahasia suami istri. Demikian pula kaum wanita wajib memelihara harta kaum lelaki dan hal-hal yang berhubungan dengan itu dari kehilangan. Yang sangat penting dipelihara oleh seorang perempuan ialah rahasianya yang terjadi dengan suaminya, yang tidak patut diketahui oleh orang lain. Sebagaimana si suami wajib memelihara rahasia itu maka istri pun demikian juga. Penjelasan tersebut sesuai dengan sabda Rasulullah Artinya Dan ia wanita yang baik tidak mengingkari suaminya dengan sesuatu yang dibencinya dalam menjaga diri dan Kewajiban Seorang Istri Yang dimaksud dengan kewajiban adalah segala hal yang harus dilakukan seseorang kepada orang lain yang mana dalam hal ini adalah seorang istri yang memiliki kewajiban terhadap suaminya. Kewaiban dari seorang istri tidak lain adalah merupakan hak dari seorang yang menjadi kewajiban seorang istri terhadap suaminya antara lain adalah sebagai berikut 1. Menjadi istri yang sholihah 2. Menutup aurat 3. Menundukkan pandangan Imam Nasa’I, Sunan Nasa’I Juz V, Beirut Dar al Ma’rifah, 1993, hlm. 377 Amir Syarifuddin, Hukum Perkawinan Islam di Indonesia Antara Fiqih Munakahat Dan Undang-Undang Perkawinan, Jakarta Kencana, 2006, hlm. 159 6 4. Tidak berbicara lembut pada laki-laki lain 5. Tetap berada dirumah B. Menjadi Istri Sholehah Dalam Surat Ali Imran ayat 14, Allah berfirman Artinya Dijadikan indah pada pandangan manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, Yaitu wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik surga.Ayat di atas menjelaskan bahwa salah satu perhiasan dunia adalah wanita, yakni para Istri yang setia bersama suaminya, istri yang menyenangkan bila suami memandangnya Sebagaimana firman Allah dalam surat Al-A’raf, 189 Artinya Dialah yang menciptakan kamu dari diri yang satu dan dari padanya Dia menciptakan isterinya, agar Dia merasa senang kepadanya. Rasulullah Shallallahu 'alaihi Wa Sallam telah mensifati istri yang solehah sebagai perhiasan terindah ini dengan beberapa kriteria. Ibid. Departemen Agama RI, Al Qur’an dan Terjemahnya, …, hlm 51 7 Bagaimanakah Kriteria istri yang sholihah menurut Rasulullah Shallallahu 'alaihi Wa Sallam? Rasulullah SAW. bersabda, . Artinya “Ada empat hal yang merupakan kebahagiaan; wanita shalihah, tempat tinggal yang luas, tetangga yang shalih dan tunggangan kendaraan yang nyaman. Dan ada empat hal yang merupakan kesengsaraan; tetangga buruk, wanita buruk, tunggangan buruk, dan tempat tinggal yang sempit.” Riwayat Ibnu Hibban, dishahihkan oleh al-Albani dalam ash-Shahihah 282 Beberapa kriteria model istri sehingga menjadi Istri sholehah yang akan menjadikan dunia penuh dengan keindahan, karena memang seorang istri sholehah ibarat perhiasan terindah dan merupakan istri idaman suami sepanjang masa, beberapa kriteria tersebut adalah 1. Ketaatan kepada suami selama dalam kema’rufan Taat dan patuh disini memiliki arti bahwa seorang istri hendaknya mengukti apa yang diperintahkan dan apa yang dilarang oleh suami selama suruhan dan larangannya tidak bertentangan dengan syari’at Agama Islam. Ketaatan seorang istri terhadap suami akan menjadikan suami selalu sayang dan cinta kepadanya serta dapat mengangkat derajatnya sebagai seorang istri dimata suaminya. Sebagaimana telah di paparkan oleh Eko Ary Widodo dalam artikelnya “Kontribusi pekerja perempuan pesisir sector rumput laut di Ibid., Amir Syarifuddin, Hukum Perkawinan Islam di Indonesia…,hlm. 162 8 Bluto Kabupaten Sumenep” bahwa kontribusi perempuan istri dalam keluarga sangatlah besar dan tidak hanya terfokus pada apa yang dilakukan istri untuk membantu suami melainkan juga curahan waktu yang di berikan istri dalam keluarganya. Semua yang dilakukan oleh istri baik untuk suami maupun untuk keluarganya tersebut merupakan bentuk ketaatan seorang istri terhadap suami. Rumah tangga itu memiliki misi yang mulia, salah satunya adalah mempersiapkan generasi. Sebuah misi besar yang tidak mungkin dicapai kecuali dengan proses yang terencana. Itulah mengapa kehidupan berumah tangga mengisyaratkan adanya bentuk institusi dalam mengelolanya, ada pemimpin dan ada juga yang dipimpin. Yang dipimpin hendaknya harus patuh pada yang memimpin, yang dipimpin dalam rumah tangga adalah seorang istri dan yang memimpin adalah seorang suami. Jadi seorang istri harus patuh pada suaminya selaku pemimpin dalam rumah tangga. Parameter kepatuhan seorang istri pada suaminya adalah jika perasaan suami telah ridha terhadap Seorang istri wajib untuk patuh kepada perintah suaminya apabila memenuhi syarat-syarat sebagai berikut a. Perintah yang dikeluarkan suami termasuk hal-hal yang ada hubungannya dengan kehidupan rumah tangga. Eko Ariwidodo, Kontribusi pekerja perempuan pesisir sector rumput laut di Bluto Kabupaten Sumenep, Nuansa, Vol. 13 No. 2 Juli – Desember 2016, hal. 347-348 Cahyadi Takariawan, Keakhwatan 1, Surakarta Adicitra Intermedia, Cet . II, 2011, hlm. 207 Ahmad Azhar Basyir, Hukum Perawinan Islam, Yogyakarta UII Press, Cet. XIII, 2014, hlm. 62 9 b. Perintah yang dikeluarkan harus dejalan dengan ketentuan syari’at Agama Islam. Apabila suami memerintahkan istri untuk menjalankan hal-hal yang bertentangan dengan ketentuan syari’at, perintah itu tidak boleh ditaati c. Suami memenuhi kewajiban yang menjadi hak dari istri baik bersifat kebendaan maupun yang bersifat bukan kebendaan. 2. Tidak keluar rumah tanpa izin dari suaminya Ketika seorang istri hendak keluar rumah, maka ia harus mendapatkan izin dari suaminya, karena kerelaan suami dalam hal ini sangat diperhatikan, namun yang dimaksud izin dari suami tentunya tidak bermakna teknis bahwasannya setiap kali keluar rumah seorang istri harus menunggu izin dari suaminya lebih dulu. Izin dalam hal ini dimaknai sebagai hal prinsip, yaitu suami dan juga istri bisa saling menyepakati bersama dalam kondisi seperti apa dan dengan maksud apa seorang istri bisa keluar rumah. Dengan kesepakatan ini seorang istri telah mendapatkan izin dari suaminya untuk keluar rumah dalam urusan-urusan yang memang mengharuskannya keluar rumah. namun perlu digaris bawahi, bahwasannya ada yang perlu dijauhi seorang istri, yaitu kelua rumah untuk tujuan yang tidak jelas, iseng atau bahkan untuk suatu aktifitas yag bisa dikategorikan sebagai Takariawan, Keakhwatan 1, Surakarta Adicitra Intermedia, Cet . II, 2011, hlm. 204-205 10 3. Tidak melakukan kegiatan yang dibenci suaminya Seorang istri yang solehah hendaknya harus selalu memelihara kehormatan dirinya, baik disaat suaminya ada disampingnya ataupun tidak. Karena ka seorang suami tidak tahu apa yang seorang stri lakuukan dibelakang suaminya maka Allah selalu mengetahui apa yang seorang istri lakukan karena Allah tidak pernah tidur. Rumah merupakan tempat dimana seorang suami dan istri melakukan aktifitas khusus yang mana aktifitas itu tidak mungkin dapat dilakukan ditempat lain. Itulah sebabnya mengapa Islam sangat menghargai dan menghormati tempat itu. Rumah itu ibarat aurat bagi pasangan suami istri, karena rumah adalah tempat privasi kehidupan suami istri yang harus dijaga kehormatannya dan dilindungi agar tidak menjaga kehormatan tersebut agar tidak ternoda maka hendaknya seorang istri senantiasa melakukan hal-hal yang disenangi oleh suaminya dan juga tidak memasukkan seorang laki-laki yang bkan mahromnya kedalam rumah tanpa izin dari suaminya. 4. Membantu suami dan senantiasa mengingatkannya untuk selalu ber-birrul walidain, khususnya kepada ibunya. Seorang istri yang sholehah, yaitu seorang istri yang terus membantu suaminya untuk terus berbuat baik kepada orang tuanya, khususnya kepada ibunya. Ini merupakan salah satu bentuk ketaatan istri Ibid., Cahyadi Takariawan, Keakhwatan 1…, hlm. 201 Abdul Aziz Mhammad Azzam dan Abdul Wahab Sayyed Hawwas, al-Usrotu Wa Ahkamuha Fi Tasyri’I al-Islam, Ter. Abdul Majid Khon, Fiqh Munakahat, Jakarta Amzah, 2014, hlm. 225 11 kepada suaminya. Seorang istri cerdas yang sholehah sangat paham, bahwa seseorang yang paling berhak untuk berihsan kepadanya yaitu sang ibu. Maka ia akan selalu cekatan dan tangkas, membantu suaminya untuk melakukannya tidak ada kecemburuan sama sekali untuk melarangnya. Jika ia dapat melakukannya, niscaya rasa cinta dan sayang selalu tumbuh dan berkembang di hati suami untuk sang istri. 5. Tidak menyebarkan rahasianya. Istri yang shalehah tidak akan pernah menceritakan atau membeberkan keburukan atau kekurangan suami karena itu merupakan aib suami. Istri shalehah juga tidak akan pernah menceritakan perihal hubungan intim mereka kepada orang lain. Sebagaimana dalam sebuah hadist diceritakan sebagai berikut Asma binti Yazid RA menceritakan bahwasanya ia pernah berada di sisi Rasulullah SAW ketika kaum lelaki dan wanita juga sedang duduk. Rasulullah SAW kemudian bertanya; “Barangkali ada seorang suami yang menceritakan apa yang diperbuatnya dengan istrinya saat berhubungan intim, dan barangkali ada seorang istri yang mengabarkan apa yang diperbuatnya bersama suaminya?” Maka semua orang yang ada di sana diam, tidak menjawab. Kemudian Asma binti Yazid RA menjawab; “Demi Allah! Wahai Rasulullah, sesungguhnya mereka para istri benar-benar melakukannya, demikian pula mereka para suami.” Rasulullah SAW pun bersabda “Jangan lagi kalian lakukan, karena yang demikian itu seperti syaithan jantan yang bertemu dengan syaitan betina di jalan, kemudian digaulinya sementara manusia menontonnya.” HR. Ahmad. Rasulullah SAW. juga bersabda yang artinya 12 “Orang yang paling buruk kedudukannya di sisi Allah pada hari qiyamat, yaitu seseorang yang mendatangi istrinya, dan istrinya pun datang kepadanya, lalu ia menyebarkan rahasia apa yang telah terjadi diantara keduanya” Termasuk salah satu wasiat yang diberikan oleh orang-orang arab ketika anaknya hendak menikah yaitu wasiat dalam hal menjaga rahasia dalam rumah tangga. Mengingat wasiat ini sangat penting sekali, demi menjaga keutuhan rumah tangga. 6. Membantu dan menyemangati suami untuk melakukan ketaatan. Sifat lain yang harus dimiliki seorang istri sholehah sehingga ia dapat menjadi perhiasan terindah, yaitu ia senantiasa mengingatkan suaminya untuk melakukan berbagai macam ketaatan kepada Allah, menyemangatinya dan selalu memotivasinya, baik dalam hal-hal yang bersifat fardhu ataupun hal-hal yang bersifat sunnah. Ketika berada di rumah, terdengar lantunan adzan sayup-sayup, melihat suami yang sedang tidur karena lelahnya seharian bekerja, dengan kasih sayang ia bangunkan, dan ia semangati untuk pergi ke masjid berjama‟ah menggapai rahmatNya. Kasih sayangnya tidak malah menjerumuskannya dan membiarkannya tertidur sehingga berlalu waktu keemasaan berdua-duaan dengan Allah Sang Kekasih. Biduk rumah tangga harus dipenuhi dengan cinta dan menasehati karena Allah, hingga ia akan selamat di dunia dan akhirat. Betapa romantisnya, keduanya saling bersinergi untuk berlomba-lomba dalam ketaatan kepada Allah, dan saling menyemangati. 13 7. Selalu menyemangati suami dan mendorongnya untuk berinfaq di jalan Allah. Istri sholehah, adalah istri yang cerdas, istri yang dermawan. Istri yang sadar dan tahu bahwa harta yang dititipkan kepadanya melalui suaminya adalah semata-mata titipan dari Allah. Ia tidak rakus dan mengambilnya semua demi pemenuhan kebutuhan rumah tangga yang sifatnya hanya kebutuhan pelengkap. Ia pandai mengatur harta suaminya, tidak boros, pandai berhemat sehingga ada yang ia sisihkan sebagian hartanya yang didermakan di jalan Allah. Harta yang akan menjadi ladang pahala buat keduanya. Suatu ketika Abu Ad Dahdah datang menemui istrinya, dan memberikan kabar bahwa kebun yang ia miliki sebagai tempat tinggal istri dan anak-anaknya dalam kebun terdapat rumahnya yg kecil telah diinfaqkan ke jalan Allah karena sifat tama‟nya; harapnya yaitu Allah akan gantikan dengan kebun di surga, apakah jawaban Ummu Ad Dahdah ?. jawaban seorang istri yang sholehah, penuh keyakinan, penuh kepatuhan dan ketundukan kepada Allah lalu kepada suaminya. “sungguh beruntung harta perniagaanmu wahai Abu Ad dahdah,sungguh beruntung”. Dalam pada itu, Rasulullah selalu berkata dan mengulang-ulangi “betapa banyak pohon dan ranting penuh dengan buah-buah kepunyaan Abu Ad Dahdah di surga” At Tabshirah, Ibnul Jauzy. Buletin Bulanan “Al-Husna”, Mar’ah Sholihah, Edisi I, May 2012, hlm. 6-9 14 KESIMPULAN Seorang wanita tidaklah cukup hanya menjadi wanita wanita sholihah, akan tetapi juga harus mampu menjadi istri idaman suami sepanjang masa yakni harus dapat menjadi istri yang sholihah. Dan beberapa kriteria model istri sehingga menjadi Istri sholehah yang akan menjadikan dunia penuh dengan keindahan, karena memang seorang istri sholehah ibarat perhiasan terindah dan merupakan istri idaman suami sepanjang masa, beberapa kriteria tersebut adalah 1. Ketaatan kepada suami selama dalam kema’rufan 2. Tidak keluar rumah tanpa izin dari suaminya 3. Tidak melakukan kegiatan yang dibenci suaminya 4. Membantu suami dan senantiasa mengingatkannya untuk selalu ber-birrul walidain, khususnya kepada ibunya. 5. Tidak menyebarkan rahasianya. 6. Membantu dan menyemangati suami untuk melakukan ketaatan. 7. Selalu menyemangati suami dan mendorongnya untuk berinfaq di jalan Allah. 15 DAFTAR PUSTAKA Lanjah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an , Badan Litbang Dan Diklat, Kementrian Agama RI, Kedudukan Dan Peran Perempuan, Jakarta Aku Bisa, Cet. II, 2012. Departemen Agama RI, Al Qur’an dan Terjemahnya, Surabaya Pustaka Agung Harapan, 2006. Thalib M., Analisa wanita dalam Bimbingan Islam, Surabaya Al Ikhlas, 1996. Nasa’I Imam, Nasa’I Sunan Juz V, Beirut Dar al Ma’rifah, 1993. Syarifuddin Amir, Hukum Perkawinan Islam di Indonesia Antara Fiqih Munakahat Dan Undang-Undang Perkawinan, Jakarta Kencana, 2006. Ariwidodo, Eko, Kontribusi pekerja perempuan pesisir sector rumput laut di Bluto Kabupaten Sumenep, Nuansa, Vol. 13 No. 2 Juli – Desember 2016. Takariawan Cahyadi, Keakhwatan 1, Surakarta Adicitra Intermedia, Cet . II, 2011. Azhar Basyir Ahmad, Hukum Perawinan Islam, Yogyakarta UII Press, Cet. XIII, 2014. Aziz Mhammad Azzam Abdul dan Wahab Sayyed Hawwas Abdul, al-Usrotu Wa Ahkamuha Fi Tasyri’I al-Islam, Ter. Abdul Majid Khon, Fiqh Munakahat, Jakarta Amzah, 2014. Buletin Bulanan “Al-Husna”, Mar’ah Sholihah, Edisi I, May 2012. ResearchGate has not been able to resolve any citations for this Imam, Nasa'I Sunan Juz VM ThalibAnalisa Wanita Dalam BimbinganIslamThalib M., Analisa wanita dalam Bimbingan Islam, Surabaya Al Ikhlas, 1996. Nasa'I Imam, Nasa'I Sunan Juz V, Beirut Dar al Ma'rifah, KabupatenSumenepBluto Kabupaten Sumenep, Nuansa, Vol. 13 No. 2 Juli-Desember 2016. Takariawan Cahyadi, Keakhwatan 1, Surakarta Adicitra Intermedia, Cet. II, Perawinan Azhar Basyir AhmadIslamAzhar Basyir Ahmad, Hukum Perawinan Islam, Yogyakarta UII Press, Cet. XIII, 2014. Aziz Mhammad Azzam Abdul dan Wahab Sayyed Hawwas Abdul, al-Usrotu Wa Ahkamuha Fi Tasyri'I al-Islam, Ter. Abdul Majid Khon, Fiqh Munakahat, Jakarta Amzah, 2014. Buletin Bulanan "Al-Husna", Mar'ah Sholihah, Edisi I, May Perkawinan Islam di Indonesia Antara Fiqih Munakahat Dan Undang-Undang Perkawinan, Jakarta Kencana, 2006. Ariwidodo, Eko, Kontribusi pekerja perempuan pesisir sector rumput laut diSyarifuddin AmirSyarifuddin Amir, Hukum Perkawinan Islam di Indonesia Antara Fiqih Munakahat Dan Undang-Undang Perkawinan, Jakarta Kencana, 2006. Ariwidodo, Eko, Kontribusi pekerja perempuan pesisir sector rumput laut diAriwidodo, Eko, Kontribusi pekerja perempuan pesisir sector rumput laut diM ThalibAnalisa Wanita Dalam BimbinganIslamThalib M., Analisa wanita dalam Bimbingan Islam, Surabaya Al Ikhlas, 1996. Nasa'I Imam, Nasa'I Sunan Juz V, Beirut Dar al Ma'rifah, 1993. Syarifuddin Amir, Hukum Perkawinan Islam di Indonesia Antara Fiqih Munakahat Dan Undang-Undang Perkawinan, Jakarta Kencana, 2006. Ariwidodo, Eko, Kontribusi pekerja perempuan pesisir sector rumput laut di Bluto Kabupaten Sumenep, Nuansa, Vol. 13 No. 2 Juli -Desember 2016. Takariawan Cahyadi, Keakhwatan 1, Surakarta Adicitra Intermedia, Cet. II, BasyirAzhar Basyir Ahmad, Hukum Perawinan Islam, Yogyakarta UII Press, Cet. XIII, 2014.
Kisah wanita yang dianggap durhaka dijamin masuk surga. Didalam islam Seorang anak seyogyanya menghormati dan merawat kedua orang tua yang sudah tua/ yang tengah sakit-sakitan. Orang tua bisa menjadi ladang pahala bagi anak berbakti, tetapi orang tua bisa menjadi ladang api neraka bagi anak durhaka. Jangan sampai seorang anak tega menelantarkan atau membuang orang tuanya sendiri, karena hal itu adalah perbuatan dosa. Namun ada sebuah kisah wanita yang dianggap durhaka tapi divonis ahli surga Dikisahkan pada zaman Rasulullah SAW, hiduplah seorang wanita sholihah yang sangat taat kepada sang suami. Pada suatu hari sang suami hendak pergi berjihad untuk memperjuangkan agama islam yang haq. Sang suami lantas berkata kepada sang istri “istriku tercinta, aku mau pergi jihad dulu, kau jangan pergi kemana-mana dan jangan keluar rumah ini kalau aku belum pulang ” setelah meniggalkan sepucuk pesan, sang suami lantas bergegas pergi untuk berjihad dimedan tempur. Sang suami berjihad dimedan perang dalam waktu yang cukup lama, ketika hari demi hari berlalu, datanglah seorang utusan kepada si wanita. Utusan itu mengabarkan tentang kondisi ibu si wanita yang tengah sakit-sakitan cukup parah. Utusan itu lantas menyuruh si wanita untuk segera menjengu ibunya yang tengah sakit. Namun si wanita berkata “Maafkan aku, bukanya aku tak mau menjenguk ibuku, tetapi aku tidak diperbolehkan suamiku untuk keluar rumah sebelum ia pulang, sampaikanlahh salam dan permintaan maafku kepada ibuku”. Kemudian pulanglah si itusan. Lama menunggu sang suami belum juga pulang dari medan jihad. Alhasil keesokan harinya datanglah kembali seorang utusan kepada si wanita, ia datang dengan membawa berita duka tentang kondisi ibu si wanita yang telah meninggal dunia. Sontak saja berita itu membuat si wanita sangat sedih dan bercucur air mata, bagaimana tidak ibunya adalah orang yang sangat ia cintai, disaat masa kritispun ia tidak bisa menjenguk dan merawat ibunya sendiri. Sang utusan lalu berkata kepada si wanita “Saat ini ibu kamu sudah meninggal dunia, datangilah ibumu untuk memberi penghormatan terakhir sebelum dimakamkan”. Namun si wanita hanya bisa menangis sedih sembari berkata “Bukanya aku tak menyayangi ibuku, tetapi aku tengah menjaga amanah suamiku agar aku tidak keluar rumah sebelum ia pulang kerumah dan mengizinkanku” mendengar keluhan si wanita tentu saja membuat utusan itu kesal, Bagaimana tidak saat ibunya sakit hingga wafat ia tega tak mau menjenguk boro-boro merawat. Melihat perilaku yang buruk dan durhaka si wanita itu, sang utusan lalu melaporkan masalah itu kepada Rasulullah. Ia berkata” Ya Rasulullah, wanita itu sungguh keterlaluan, sejak ibunya sakit-sakitan hingga wafat, ia sama sekali tak mau datang untuk menjenguk ibundanya” Rasulullah lantas bertanya” Sebab apa ia tak mau datang..?” Utusan menjawab “ wanita itu mengatakan jikalau ia tak memperoleh idzin keluar rumah sebelum sang suami kembali pulang dari medan jihad” Bukanya murka, Rasulullah malah lantas menjawab “Dosa-dosa ibunda si wanita itu diampuni oleh Allah SWT sebab ia memiliki seorang anak yang sangat taat kepada suaminya”. Ternyata kisah ini mengandung pesan-pesan tentang hak-hak seorang suami dan istri, dimana hak suami adalah hal pertama yang harus dipenuhi bagi seorang bagi seorang suami ibundanyalah yang seharusnya lebih diutamakan. Karena dibalik kesetiaan seorang istri yang menjaga amanah sang suami pasti mengandung banyak keberkahan, sebagaimana kisah diatas. Wallahu A’lamu bishowab. Sumber Kitab UqudulijainBaca Juga Kisah Nabi Musa Berguru Kepada Nabi Khidir As
Semua perempuan muslim pasti menginginkan bisa menjadi istri sholehah untuk sang suami. Meskipun tidak mudah, Allah SWT telah menjanjikan pahala yang setimpal bagi perempuan yang bisa melakukannya. Mengingat peran perempuan sebagai istri tidaklah ringan, umumnya perempuan pun memuliki kekuatan dan kemampuan yang tidak bisa diremehkan. Jika bisa menjalankan perannya dengan baik, seorang istri bahkan mampu membawa seluruh keluarganya menuju surga. Pertanyaan yang muncul, bagaimana cara melakukannya sehingga perempuan muslim bisa menjadi istri sholehah? Sosok yang bisa mendapingi suami sebagai partner dalam menjalani pernikahan dan tentunnya mendampingi si kecil? Berikut ini beberapa cara untuk melakukannya. Artikel Terkait Agar Berkah, Ini 7 Aturan Memberi Nama Anak Menurut Islam 12 Tips menjadi istri sholehah 1. Terbuka dengan Suami Komunikasi yang baik berdasarkan kepercayaan satu sama lain menjadi kunci utama untuk hubungan yang sukses. Percayalah pada suami, ceritakan tentang pemikiran terdalam Bunda, ide-ide, bahkan rasa tidak aman, kecewas, ataupun rasa bahagia Bunda kepadanya. Bunda dapat meminta hal yang sama sehingga kalian berdua akan sama. Berkomunikasi tentang harapan, pelajarilah Quran dan sunnah tentang bagaimana menjadi istri yang baik. 2. Lakukan yang Terbaik dalam Pekerjaan Rumah Dalam Islam, pekerjaan rumah biasanya menjadi tugas istri karena suami akan pergi mencari uang. Namun, hal ini tentu saja bukan berarti Bunda melakukan semuanya sendirian. Bagikan tanggung jawab dengannya, biar bagaimana pun kerja sama menjadi salah satu poin penting yang harus diterapkan di dalam keluarga. Dalam hal ini, sejak awal diskusikan dengan suami terkait pembagian tugas. Misalnya, membantu si kecil dalam mengerjakan pekerjaan rumah atau bermain. Nabi saw juga banyak membantu istrinya melakukan tugas-tugas rumah tangga. 3. Bersenang-senanglah dengan Suami Meskipun Bunda sudah menikah dan punya anak, bukan berarti tidak bisa bersenang-senang lagi bersama suami. Lakukan kegiatan yang disukai bersama-sama. Tak ada salahnya jika membuat jadwal untuk kencan berdua setiap bulannya. Menghabiskan waktu berkualitas dengan suami sangat penting untuk menjaga agar api cinta tetap menyala. Sama menyenangkan dan penting saat melakukan kegiatan bersama anak-anak. 4. Bicaralah Padanya dengan Lembut Normal bagi suami dan istri untuk saling berdebat, beradu argumen. Biar bagaimana pun, 'isi' kepala Bunda atau suami tentu saja tak selalu sama. Hal yang penting untuk diingat adalah bagaimana cara mengomunikasikannya. Memilih kalimat dan intonasi suara. Tidak peduli seberapa panas Bunda dan suami saat berdebat, pastikan berbicara dengannya dengan lembut dan tidak 'menyerang' dan menyudutkannya. Nabi saw berkata kepada istrinya Aisha, "Perlihatkan kelemahlembutan, karena jika kelemahlembutan ditemukan dalam sesuatu, itu mempercantik dan ketika dikeluarkan dari apapun itu merusaknya." Dalam ilmu psikologi, saat berbicara dan ingin mengungkapkan ketidak setujuan dengan suami, pilih kalimat I message. Yaitu, bagaimana cara Bunda mengekspresikan pikiran dan perasaaan tentang suatu pengalaman atau interaksi, dengan menggunakan suara lembut dan pernyataan yang dimulai dengan saya’. Kalimat yang bisa dipilih, “Saya merasa sedih dan terlalu lelah, kalau semua perkerjaan rumah dikerjaan sendirian. Menurutmu apa yang perlu dilakukan?" Artikel Terkait Bagaimana Hukum dan Adab Menggelar Resepsi Pernikahan dalam Islam? 5. Diskusikan Setiap Hal Bersama Ketika Bunda menikah, diskusikan setiap masalah bersama dengan suami, terutama dalam hal membesarkan anak dan hal-hal yang berkaitan dengan keluarga. Tanyakan kepada suami apa pendapatnya tentang membesarkan anak, cara terbaik untuk mendidik anak-anak baginya dan bertukar ide lainnya, Jadikan diskusi ini menjadi kebiasaan di dalam keluarga. Baik dengan suami atau pun anak, dengan demikian seluruh keluarga akan memiliki peran dalam mengambil keputusan. 6. Tunjukkan Kasih Sayang pada Suami Salah satu cara bagaimana menjadi istri yang baik dalam Islam adalah dengan menunjukkan cinta dan kasih sayang kepada suami. Jangan malu untuk memulainya terlebih dahulu dan menerapkan perilaku asertif. Perlihatkan, dan menyampaikan perasaan dengan jujur, tanpa menyinggung perasaan satu sama lain. Termasuk memperlihatkan kasih sayang dengan menggatakan kalimat, "Aku sayang kamu," atau jadikan memeluk satu sama lain sebagai salah satu ritual di dalam keluarga. Bahkan jika perlu, sekali berikan kejutan dengan membuatkan makanan spesial yang ia sukai, dengan memberikan kalimat singkat yang menunjukan Bunda mencintainya. 7. Perlihatkan Penghargaan Kepada Suami Bekerja setiap hari, menghasilkan uang untuk memenuhi kebutuhan pasti sangat melelahkan. Suami mungkin tidak akan pernah memperlihatkan rasa lelahnya, karena ia mengerti bahwa Bunda juga melakukan tugas yang melelahkan. Walaupun begitu, memberikan apresiasi terntu saja sangat penting. Hargai dengan mengucapkan terima kasih atau memberinya pijatan ringan di pundak, atau hal lain yang menunjukkan bahwa Bunda peduli. Artikel Terkait 5 Peran Penting Ayah dalam Keluarga Menurut Islam, Apa Saja? 8. Nikmati Keintiman Bersama Tidak dapat disangkal lagi, seks merupakan kebutuhan pasangan saat menikah. Dalam ikatan perkawinan, seks dianggap sebagai perbuatan baik dalam Islam. Allah SWT memberikan berkah penuh-Nya kepada pasangan yang melakukan hubungan intim dan merasa bahagia karenanya. Karena itu, nikmati momen keintiman yang Bunda miliki dengan suami. Lakukan dengan benar sesuai dengan sunnah. Saat melakukannya, perlu diingat bahwa aktivitas seksual tidak semata-mata untuk kesenangan dan kenikmatan. Ini juga merupakan tindakan ibadah dan membawa banyak pahala dari Allah SWT. Jangan lupa untuk melakukan ghusl mandi ritual besar setelahnya. 9. Melakukan Ibadah Bersama Setiap kali Bunda melihatnya, setiap kali dia berbicara kepada Bunda, selalu mencari Allah SWT di matanya. Suami yang baik tentu saja seseorang yang selalu mengingat istrinya kepada Allah, dan seorang istri yang baik harus membawa suaminya lebih dekat kepada Allah SWT. Belajar Islam bersama, menerapkan sunnah dalam kehidupan sehari-hari dan menghindari dosa serta tindakan terlarang lainnya. 10. Selalu Mendoakan Pernikahan yang Bahagia Selalu libatkan Allah SWT dalam pernikahan. Untuk memiliki pernikahan yang bahagia dan sukses, tanyakan kepada Allah SWT. Selain usaha yang sama-sama dilukan bersama suami, Allah tentu saja satu-satunya yang dapat membantu dan memberikan ketenangan dalam pernikahan. Mintalah bimbingan dari Allah SWT, terutama ketika Anda menghadapi kesulitan dalam kehidupan pernikahan Anda. Buat setiap keputusan dengan hati-hati dan selalu ingat Allah SWT saat melakukannya. 11. Lindungi Tubuh Anda Hanya untuk Suami Seorang Islam memiliki aturan tertentu tentang bagaimana seorang perempuan harus berpakaian sendiri. Dia harus memastikan bahwa bagian pribadinya tertutup. Bukan tanpa alasan, hal ini tentu untuk kebaikannya sendiri. 12. Menjadi Perempuan yang Kuat dan Berpendirian Teguh Istri yang baik patuh dan taat kepada suaminya. Tapi itu tidak berarti Bunda harus menyerahkan diri dalam segala hal yang dia lakukan, terutama ketika suami berlaku kasar. Berdiri untuk diri sendiri dan menjadi kuat. Seorang suami tidak boleh menyalahgunakan istrinya karena al tersebut merupkan dosa besar. Otoritasnya bukan sebagai alasan untuk melakukan kekerasan. Banyak perempuan bertanya tentang bagaimana menjadi istri yang sholehah dalam Islam. Selama mereka mengikuti sunnah dan syariah, itu akan menjadi hal yang baik. *** Sumber Azislam Baca juga Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.
cerita istri solehah terhadap suami